Mengenal Moratelindo
PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA), lebih dikenal sebagai Moratelindo, merupakan perusahaan infrastruktur telekomunikasi yang mengoperasikan jaringan serat optik, pusat data, dan layanan internet.
Jaringan Serat Optik
57.000+ km
Pelanggan Ritel
296.000
Home Pass
1 juta
Merger
Apr 2026
Jaringan Serat Optik
116.000+ km
Pelanggan Ritel
1,8 juta
MyRepublic Tambahan
1,52 juta pelanggan
Siapa yang Menguasai MORA?
Data resmi Bursa Efek Indonesia per 27 Februari 2026 menunjukkan dua pemegang saham pengendali plus tujuh entitas berbasis British Virgin Islands mendominasi lebih dari 90% seluruh saham.
| # | Pemegang Saham | Domisili | Jumlah Saham | % Saham |
|---|---|---|---|---|
| 1 | PT Candrakarya Multikreasi Pengendali | Indonesia | 8.510.000.000 | 35,99% |
| 2 | PT Gema Lintas Benua Pengendali | Indonesia | 7.140.000.000 | 30,18% |
| 3 | UOB Kay Hian Private Limited Broker | Singapura | 1.175.661.800 | 4,97% |
| 4 | Oakwell Worldwide Inc. BVI | British Virgin Islands | 1.163.453.110 | 4,92% |
| 5 | Boquete Group S.A. BVI | British Virgin Islands | 1.150.000.000 | 4,86% |
| 6 | Cascaden Investment Ltd. BVI | British Virgin Islands | 1.143.000.000 | 4,83% |
| 7 | Citibank Hong Kong Nominee | Hong Kong | 1.141.037.800 | 4,83% |
| 8 | Fitzgerald & Wilkinson Investments Ltd. BVI | British Virgin Islands | 840.811.900 | 3,56% |
| 9 | Artemis Worldwide Inc. BVI | British Virgin Islands | 773.769.200 | 3,27% |
| 10 | Morning Bright Investments Ltd. BVI | British Virgin Islands | 547.605.200 | 2,32% |
33% Resmi vs 5–10% Efektif
Entitas BVI
Lima entitas BVI menguasai lebih dari 23% saham. Kendaraan seperti ini bisa menyimpan saham yang jarang berpindah tangan, sehingga float efektif menyusut.
Nominee Broker
UOB Kay Hian dan Citibank HK menyimpan saham untuk banyak klien. Sebagian bisa berupa investor institusi pasif atau pemegang jangka panjang.
Program Buyback
Pada 2025, perseroan melakukan pembelian kembali hingga 10% saham atau 2,36 miliar lembar seharga Rp432 per saham.
Mengapa Q2 & Q3 Tidak Muncul?
Pada 2025, Moratelindo masih berada di Papan Akselerasi BEI, sehingga hanya diwajibkan menyampaikan laporan tahunan dan triwulan tertentu.
Perusahaan menerbitkan laporan tengah tahun yang mencakup kinerja hingga Juni 2025, tetapi di banyak aplikasi sekuritas laporan tersebut tidak diuraikan terpisah ke Q2 dan Q3.
Sejak awal 2026, MORA menggunakan tahun buku Januari–Desember dengan pelaporan per kuartal, sehingga data Q1 2026 tersedia.
Bergabung dengan MyRepublic
RUPSLB pada 26 Maret 2026 menyetujui penggabungan MORA dengan PT Eka Mas Republik atau MyRepublic. Merger efektif 22 April 2026.
Kepemilikan pemegang saham lama MORA menyusut hampir setengahnya. Kendali beralih dari PT Candrakarya Multikreasi ke PT Innovate Mas Utama dari Grup Sinar Mas.
Reli 5.000%: Fundamental atau Spekulasi?
IPO di BEI
MORA melantai dengan free float awal hanya sekitar 2%, membuat likuiditas sangat tipis dan rentan terhadap pergerakan harga ekstrem.
Titik terendah
Harga dasar sebelum reli besar. Pengendali mulai melepas sebagian saham untuk memenuhi persyaratan free float minimum BEI.
Puncak Rp16.725
Harga melonjak lebih dari 5.500% dari titik terendah, sementara laba bersih hanya tumbuh sekitar 23%.
Koreksi > 60%
Saham terkoreksi lebih dari 60% dari puncaknya, tetapi P/E ratio masih berada di kisaran 275×.